Epilepsi
- Klinik Meriana
- 24 Feb 2023
- 4 menit membaca
Diperbarui: 23 Agu 2023

Menurut Ilmu Kedokteran
Epilepsi merupakan gangguan susunan saraf pusat yang dicirikan dengan terjadinya serangan yang bersifat spontan (unprovoked) dan berkala. Serangan dapat diartikan sebagai perubahan fungsi otak yang bersifat mendadak dan sepintas, yang berasal dari sekelompok besar sel sel otak, bersifat sinkron dan berirama. Serangan dapat berupa gangguan motorik, sensorik, kognitif atau psikis. Istilah epilepsi tidak boleh digunakan untuk serangan yang terjadi hanya sekali saja, serangan yang terjadi selama penyakit akut berlangsung dan Occasional Provokes Seizures misalnya kejang atau serangan pada hipoglikemia (Prasad et al, 1999)
Menurut Ilmu Akupunktur

Xian Bing terjadi karena faktor genetika dan faktor asupan nutrisi setelah lahir yang menyebabkan fungsi organ Zang Fu tidak stabil, sirkulasi Qi kacau, Yuan Shen kehilangan kontrol sehingga menyebabkan sebuah penyakit kelainan syaraf yang sering kambuh. Gejalanya adalah tiba-tiba kehilangan kesadaran, jatuh dan kedua mata melihat kearah aatas, air liur mengalir, kejang-kejang atau disertai mengeluarkan suara aneh dan akan tersadar setelah beberapa saat, lalu akan kembali seperti normal merupakan sebagai gejala utama.
Patogenesis
Patogenesisnya adalah patogen angin, api, dahak dan stagnasi. Letak penyakit ini berada pada Otak dan sangat berhubungan erat dengan organ Jantung, Liver, Limpa dan Ginjal. Terutama dengan organ Ginjal. Penyakit ini juga termasuk penyakit defisiensi tapi terlihat seperti sindrom berlebihan dari luar.
Dasar Diagnosa
Gejala:
Terjadi pada umur berapapun dan tidak mengenal jenis kelamin (tapi kebanyakan anak-anak, remaja dan orang dewasa
Kebanyakan disebabkan faktor genetika, riwayat cedera, riwayat stroke, dll
Akan kambuh setiap kali terkejut, ketakutan, kelelahan dan emosi yang tidak terkendali
Dalam kasus parah, pasien akan tiba-tiba terjatuh tidak sadarkan diri, mata melihat keatas, tungkai kejang, air liur mengalir dan akan mengeluarkan suara aneh dan setelah sadar akan kembali normal
Dalam kasus tidak parah, pasien akan tiba-tiba melamun dan tidak sadarkan diri, kedua mata membelalak, tidak bereaksi saat dipanggil, disertai kepala melemah, wajah pucat dan akan sadar dalam waktu singkat lalu kembali normal
saat kambuh bisa disertai pusing, dada penuh dan setelah kambuh pasien akan kelelahan dan tidak bertenaga
Kambuh berulang, tidak mengenal waktu lama pendeknya durasi, kejang tidak tentu
Pengobatan Berdasarkan Sindrom
A. Saat Masa Kambuh
1. Sindrom Epilepsi Yang
Gejala:
- Tiba-tiba jatuh tidak sadarkan diri
- Wajah merah, ungu kemerahan dan akan berubah menjadi pucat atau putih pucat
- Bibir ungu pucat dan tertutup rapat
- Mata melihat keatas
- Leher dan punggung kaku
- Tungkai kejang
- Air liur mengalir
- Adanya suara aneh dari tenggorokan
- Buang air tidak terkontrol
- Saat tersadar akan kembali normal
- Sebelum kambuh biasanya disertai: pusing, sakit kepala dan kepala penuh, dada penuh dan tidak bertenaga
- Seharian emosi tidak stabil dan terburu-buru
- Cepat kesal dan insomnia
- Mulut pahit tenggorokan kering
- Konstipasi dan urine kuning
- Lidah merah lapisan putih tebal/kuning
- Nadi senar cepat/senar licin
Prinsip Pengobatan: Membuka rongga, membangunkan jiwa, menurunkan panas, mengencerkan dahak dan tidak membuang angin.
2. Sindrom Epilepsi Yin
Gejala:
- Tiba-tiba jatuh tidak sadarkan diri
- Wajah gelap abu-abu sampai kekuning
- Tangan dan kaki dingin
- Kedua mata setengah terbukadan setengah tertutup
- Tungkai kejang
- Saat kejang air liur mengalir
- Tidak disertai suara aneh
- Setelah sadar tubuh akan kelelahan dan balik seperti sediakala
- Melamun tidak sadarkan diri
- Tidak kejang, tidak bergera, tidak bicara
- Akan kembali normal setelah hitungan detik atau menit dan tidak ingat apapun
- Kambuh sekali setiap hari atau sampai sepuluh kali sehari
- Hari hari biasa pasien lemas dan tidak bertenaga
- Mual dan muntah
- Dada penuh dan batuk berdahak
- Tidak nafsu makan dan mencret
- Lidah pucat lapisan pekat
- Nadi dalam tipis/dalam lambat
Prinsip Pengobatan: Membuka rongga membangunkan jiwa, mengencerkan dahak dan meredakan epilepsi.
B. Saat Masa Istirahat
1. Sindrom Api Liver & Dahak Panas
Gejala:
- Pada hari biasa emosi cenderung tergesa-gesa dan gampang marah
- Wajah dan mata merah
- Gampang kesal dan insomnia
- Batuk dahak tapi tidak lega
- Mulut pahit dan tenggorokan kering
- Konstipasi dan BAK kuning
- Saat kambuh pasien terjatuh dan kejang
- Air liur mengalir dan disertai suara aneh
- Lidah merah lapisan kuning
- Nadi senar licin dn cepat
Prinsip Pengobatan: Menetralisir Liver mematikan api, mengencerkan dahak dan menenangkan jiwa
2. Sindrom Defisiensi Limpa & Dahak Menang
Gejala:
- Pada hari biasa tubuh lelah tidak bertenaga
- Nafas pendek dan malas bicara
- Dada dan perut penuh dan begah
- Tidak nafsu makan dan mencret
- Saat kambuh wajah gelap
- Tungkai dingin
- Muntah
- Air liur mengalir
- Disertai suara aneh dari tenggorokan
- Lidah pucat lapisan putih pekat
- Nadi lembut licin/senar tipis licin
Prinsip Pengobatan: Menetralisir Limpa dan mengencerkan dahak
3. Sindrom Defisiensi Yin Liver & Ginjal
Gejala:
- Epilepsi sering kambuh
- Jiwa tidak stabil
- Wajah gelap
- Pusing dan mata berkunang
- Daun telinga tidak bersih
- Pelupa dan insomnia
- Lutut dan pinggang lemah dan pegal
- BAB kering
- Lidah merah lapisan putih tipis/kuning tipis dan agak kering
- Nadi dalam tipis cepat
Prinsip Pengobatan: Memelihara liver dan ginjal, mentonifikasi sum-sum
4. Sindrom Stagnasi Darah Menyumbat Meridian Otak
Gejala:
- Dihari biasa pusing dan sakit kepala
- Letak sakit jelas disertai kejang sebelah badan atau sebelah wajah
- Wajah dan bibir ungu pucat
- Lidah merah gelap atau ada bercak, lapisan lidah putih tipis
- Nadi kesat/senar
- Kebanyakan lanjutan dari stroke
- Cedera otak, cedera luar dan infeksi otak
Prinsip Pengobatan: Melancarkan darah mengecilkan stagnasi, membuang angin, melancarkan meridian.
Untuk Mengetahui Lebih Lanjut Mengenai Hal Diatas
Bisa Menghubungi Klinik Akupunktur & Herbal Meriana




Komentar